Don’t Worry, Be Happy

Happy

by Mocca

Life is Just a Bowl of Cherries,
Sometimes It’s afraid Filled with Worries
Don’t be afraid, When Things Go Wrong, Just be Strong.When Thing Seems up in the Air,
And Everything is so Unfair,
And You Stumble and Fall
Just Pick Yourself up and Sing

If One Day You Lose Your Way,
Just Remember One Thing, My Friend.
When You’re Under a Cloud
Just Visit Music and Sing

If One Day You Lose Your Way,
Just Remember that I’m Here to Stay.
Don’t You Give up, Keep Your Chin up,
And Be Happy!

WE ARE PARAMORE

“God knows the world doesn’t need another band, whoooa whooooa
But what a waste it would’ve been!
I can’t believe we almost don’t get up
We’re just getting started
It’s not a dream anymore! Nooo”

Sepenggal lirik dari lagu PARAMORE yang berjudul ‘Looking Up’, mengantarkan kita ke sebuah cerita,  are you ready to rock!! \m/. Eh, tapi sebelum lanjut ke cerita, gw mau bahas dikit tentang sepenggal lirik yang gw tulis bold. Hehe, trivia dulu bentar😀.

“the world doesn’t need another band” >> si PARAMORE narsis banget yak, tapi ho’oh aja deh, karena ini konser PARAMORE, gw setuju sekali sama penggalan lirik ini, karena yang dibutuhin (dalam konteks konser ini) cuma PARAMORE, yeay, let’s get this party started \m/

“It’s not a dream anymore!” >>  kalau dikaitin sama gw nonton konser, emang bener banget, sudah bukan mimpi lagi gw bisa nonton konser band luar, dan ternyata eh ternyata konser PARAMORE adalah konser band luar yang pertama kali gw tonton, wuhuhuuu $$$$$$$

Anyway, di sini gw mau cerita tentang konser PARAMORE di Jakarta. Dari serangkaian tour PARAMORE di Asia, khusus di Indonesia, konsernya diadakan di 2 kota, yaitu pertama di Pelataran GWK, Bali, tepatnya tanggal 17 Agustus 2011, dan di Pantai Carnival Ancol, Jakarta, 19 Agustus 2011. Dan gw khusus mau cerita konsernya yang di Jakarta, karena eh karena, gw cuma nonton yang di Jakarta aja, hehe. Here goes :

Pertama, untuk bisa nonton sebuah konser, pastinya kita butuh yang namanya tiket. Nah, untuk tiket nonton konser PARAMORE ini, harga tiket dipatok 700ribu untuk kelas festival A, dan 600ribu untuk festival B. Harga ngga jauh beda tapi jarak liat ke panggung lumayan jauh juga😛. Pembelian tiket konser musik macam ini bisa didapat di toko-toko kaset yang ditunjuk si promotor penyelenggara konser, atau juga bisa di penjualan tiket konser, kayak di rajakarcis, atau bu dibyo. (btw, sampai sekarang gw masih penasaran sama yang namanya Bu Dibyo, kapan gw bisa ketemu ya, hehehe). Promotor konser PARAMORE kali ini adalah ShowMaxx Entertainment. Oh ya, cara gw dapet ni tiket, tidak lain dan tidak bukan adalah nitip temen gw yang baik hati dan gak bisa gemuk yang namanya Ngangan bin Nyan Nyan, tengkyu Ngan😉. Saat pembelian tiket, waktu itu (ini cerita versi Ngangan ya), cuma dapet kuitansi pembelian tiket aja, terus baru bisa ditukerin H-1 konser. Pas kuitansinya ditukerin, baru deh dapat wujud asli tiket yang ada gambarnya PARAMORE dan dapet juga poster gedenya PARAMORE, yeay \m/

Tiket Paramore

Tiket Paramore

Kedua, kalau nonton konser enaknya ya ramean bareng temen-temen, bener kan, bener dong (coba aja lw nonton konser apa aja, tapi sendirian, idih, kayaknya ngga asyik banget, kayak orang ilang :P). Gw nonton ini konser bareng sama temen-temen kuliah, total ada 6 orang doang sih, termasuk gw sendiri. Berbekal kemampuan olah vokal lagu-lagu PARAMORE yang sudah kita latih secara otodidak *haiyah, kami berangkat secara terpisah dalam 2 grup, Lies & Hendro boncengan pakai motor, gw, Nguik, Any, Ngangan ber-TransJakarta ria, ketemulah kita di pintu masuk Ancol, dan untuk menuju ke Pantai Carnival, harus kita tempuh dengan taxi, karena bus yang biasa berkeliaran nganterin pengunjung Ancol ngga nongol-nongol, ayuuk dah capcuss cyin.

We Are Paramore

Diriku, Lies, Hendro, Any, Nguik, Ngangan (sang fotografer)

Ketiga, kalau nonton konser musik jangan lupa untuk mengasah kemampuan vokal kita, eh, maksudnya ngafalin lagu-lagu yang si band itu biasa nyanyiin di konser. Biar asyik bisa nyanyi-nyanyi, teriak-teriak bareng sama penonton lain, whoooaa whoooa. Di konser PARAMORE yang di Jakarta, list lagu yang dinyanyiin hampir sama dengan lagu-lagu yang dinyanyiin pas mereka konser di Bali. Ini dia list lagu-lagunya (eh, tapi ini list lagu saat konser di Bali😀, gw dapet dari…, lupa, pokoknya ada yang upload di Facebook)

List Lagu Paramore

Keempat, jangan lupa makan sebelum berangkat menuju tempat konser. Apalagi kalau mau liat konser rock, wooo, musti punya tenaga ekstra buat nyanyi, jejingkrakan, teriak-teriak, dan desak-desakan sama penonton lainnya \m/. Sewaktu mau nontor konser ini (yang kebetulan hari itu adalah hari puasa ke 19), gw dan 3 teman yang lain, pas mau berangkat hanya berbuka ala minimalis yaitu minum air putih doang, alamak, eh tapinya waktu mau naik TransJakarta, si Any beli tempe mendoan yang rasanya lumayan enak, Alhamdulillah, buat ganjel perut sampai ntar malem. Sesampainya di area Pantai Carnival, ternyata eh ternyata lautan manusia sedang mengantri untuk masuk ke dalam area konser, hmmm, sambil nunggu waktu dimulainya konser yaitu sekitar pukul 8 malam, kita ber 6 memutuskan untuk mengisi perut dulu. Cup cip cap cip cup belalang kuncup, terpilihlah hotdog sebagai pengganjal perut berikutnya.  Lumayan dah ngeluarin 35ribu buat hotdog yang panjangnya segitu-gitu aja *lah. Untuk konser ini, para penonton tidak diperbolehkan membawa air minum ke dalam area konser, kenapa eh kenapa, karena eh karena setiap penonton mendapatkan 1 botol minuman dari sponsor, yaitu Fruit Tea, lumayan daripada lumanyun kehausan.

Kelima, siapkan kostum *penting ngga penting, tapi ini lumayan penting, halah. Biar apa coba, biar KEREN, jahaha B-). Kostum yang mau dipakai musti dicocokin sama konser yang akan kita datangi. Untuk konser PARAMORE ini yang notabene-nya diadain di outdoor, kita ber 6, plus Eta (yang juga pesan T-shirt walau ngga ikut nonton konser ;)) sepakat untuk memesan T-shirt bergambarkan PARAMORE, kostum ini dipromotori oleh si Hendro, dari pemesanan hingga barang jadi dia yang ngatur (duit gw sisa goceng ya Ndro, buat lw jajan ma Lies aja deh :P), eh tapi desain di baju bukan si Hendro yang bikin, dia dapat dari antah berantah.

T-Shirt Paramore

Keenam, harus tau dengan pasti tempat konser itu diadakan biar ngga telat datang ke konser. Musti tau tempat konser diadakan biar ngga nyasar, ngga asyik pastinya cuma karena nyasar, kitatelat datang ke sebuah konser seru. Udah bayar mahal mustinya jangan sampai kelewat semua acara yang bakalan ditampilin, mulai dari awal sampai akhir musti pantengin sampai jangan kedip *eh, bukan itu ding alasan pastinya, hehe. Jangan sampai telat, karena kalau telat bakalan rugi sendiri, karena pasti akan kebagian tempat nonton yang agak jauh dari panggung, apalagi nonton konser di outdoor, musti datang paling pagi kalau nontonnya pengin persis di depan panggung😉. Waktu konser Paramore ini, kita dapat tempat di tengah area festival A, ya lumayanlah si Hayley (vokalis) masih rada keliatan rambut merahnya walau seupil, bahaha. Dan masih tambah lumayan lagi karena di konser tersebut disediakan 2 layar gede buat lihat lebih jelas yang ada dipanggung, sekaligus buat ngebantu penonton yang nontonnya di area festival B ataupun di area festival C (area tambahan, yang lokasinya lumayan jauh dari panggung).

Ketujuh, jangan bawa barang-barang berharga yang ngga diperlukan saat menonton konser, jangan pakai perhiasan yang berlebihan, banyak copet loh, ati-ati ya mas, mbak, adek, kakak. Bawa duit secukupnya, simpan dompet, hape, kamera di tas dengan aman. Jangan pula membawa barang-barang yang tidak diperbolehkan dibawa saat konser, misal senjata tajam, senjata api, apalagi bawa obat-obatan terlarang.

Peraturan Konser Paramore

Peraturan Konser Paramore

Kedelapan, konser dimulai, yippi. Konser PARAMORE dibuka sekitar jam 8-an dengan band pembuka, yaitu ‘The Swellers’. Gw baru tau kalau ada band dari Amrik yang namanya ‘The Swellers’ ya dari konser ini. Band tersebut beraliran rock, tapi lebih cadas dari PARAMORE, kagak ngarti dah mereka nyanyiin apaan, anggotanya cowok semua, dan yang gw inget ada lagu mereka yang liriknya ‘the best i ever had, the best i ever had’. Entah berapa lagu mereka nyanyikan, mungkin 7-8 lagu, kitanya udah ngga sabar nungguin PARAMORE keluar, mereka masih nyanyi mulu ngga berhenti-berhenti, sampai kira-kira jam setengah 9-an mereka baru berhenti nyanyi. Alhamdulilah ‘The Sweller’ nya udah diem.

The Swellers

The Swellers

Saat yang ditunggu-tunggu..parampam parampam paraaaaa…penonton makin gaduh, karena yang dinanti-nanti belum nongol…huaaaaa

Beberapa menit kemudian…

Penonton masih gaduh dan tambah gaduh, sambil teriak-teriak..PARAMORE..PA RA MO RE..P A R A M O R E..

Dan kemudian setelah melewati beberapa detik..

Musik intro mulai dibunyikan…dam dam dam dam dam…Penonton semakin tenang, tapi harap-harap cemas..huuuaaa

Musik intro terus dibunyikan, Taylor, Jeremy sepertinya sudah dipanggung (samar-samar terlihat, karena lampu panggung belum dinyalakan)..dan Hayley sang vokalis muncul dari belakang panggung, lampu panggung mulai dinyalakan…penonton berteriak lebih kencaaaaaang..huuuuuuaaaaa

Lagu pertama yang dinyanyikan adalah ‘Ignorance’. Videonya bisa dilihat di sini :

Untuk lagu-lagu selanjutnya, gw lupaaaaa urutannya, pokoknya ada di list yang udah gw tampilin di atas, hihi. PARAFAMILY (sebutan fans PARAMORE) yang hadir tersihir dengan penampilan mbak Hayley dan kawan-kawan, semua bernyanyi, semua berjoged (lonjak-lonjak, biar yang ngga tinggi biar bisa liat panggung, hehe), senggal-senggol tapi damai, jejingkrakan. (FYI, klo lagi ikutan konser rock macam ini, kalau semua lagi lonjak-lonjak, kita mustinya juga ikutan, apalagi yang badannya kurus, kenapa eh kenapa, biar ngga kedorong senggolan dari orang-orang sekeliling kita yang lagi lonjak-lonjak), jump..jump..jump.

Konser Paramore

Konser Paramore

Konser berlangsung sekitar 1,5 jam. Penonton capek, karena nyanyi, teriak-teriak sambil lonjak-lonjak, tapi pastinya seneng dong, ya kan PARAWHORE (sebutan fans PARAMORE juga) semuanya \m/. Lagu terakhir yang dinyanyikan adalah ‘Misery Business’. Dan kejutan apakah yang sang vokalis sajikan untuk kita semua, yaitu…(drum rolls)…..mengajak 3 penonton untuk naik ke atas panggung untuk singing, dancing, hugging, cipika-cupiki, foto-foto di atas panggung…huuuaaaa, yang ngga kebagian tunjuk, ngiri semuaaaa, huuuuu. Dan ketiga PARAWHORE yang beruntung itu adalah (seingat gw), 2 cowok (Afrizal dan entah siapa nama cowok 1 lagi), dan 1 cewek namanya Tasya. Tauk dah tuh ‘the 3 super lucky guys’ senengnya kayak apa.

Poster Nonton Paramore

Poster Nonton Paramore (sumber : ParamoreINA)

Kesembilan, konser berakhir dengan super sukses. Semua yang datang senang, dan setelah lampu panggung dipadamkan semuanya masih berteriak WE ONE MORE..WE ONE MORE, lagi lagi lagi dan lagi. Emang bikin nagih dah ni konser, yuhuuu \m/. WE ARE PARAMORE.

We Are Paramore

Selesai Nonton Konser

Konser berakhir happily ever after. PARAWHORE pulang ke habitat masing-masing dengan perasaan senang *pastinya dong ya, guys. Kita ber 6 pun pulang dengan perut lapar, karena si perut belum diisi nasi dari sewaktu berbuka. Saat pulang, ternyata bus Ancol datang menjemput PARAFAMILY, asyiknyaaaa. Sesampainya di pintu depan Ancol, kita menuju Mc Donald Pasar Festival, untuk berbuka puasa sekaligus untuk sahur. Sudah kenyang pulang, tidurrrrr. Para cewek menginap di kosan Nguik, dan para cowok menginap di kosan Awet. Zzzzzz

“you treat me just like another stranger
well, it’s nice to meet you sir
i guess i’ll go
i best be on my way out”

‘Ignorance’ – Paramore

———- Finally…Done ———-

*Akhirnya, setelah hampir H+ 2bulan konser PARAMORE berlangsung, gw baru kepikiran buat nulis tentang konser ini. Setelah mendapat izin dari sebagian pemilik foto di postingan ini (Ngangan bin Nyan Nyan si fotografer) akhirnya dengan gegap gembita *halah istilah apa ini, gw lanjutin nulis postingan ini. Yeah \m/. Eh kenapa gw nulisnya pakai pertama, kedua, sampai, kesembilan yak, kayak nulis panduan aja, jahaha…*
Sengaja gw ngga cerita tentang biografi PARAMORE, hehe, yang mau liat website PARAMORE, mau lebih tau tentang PARAMORE bisa di sini : www.paramore.net

Memorable Quotation from ‘Akeelah and The Bee’

Our deepest fear is not that we are inadequate.

Our deepest fear is that we are powerful beyond measure.

We ask ourselves ‘Who am I to be brilliant, gorgeous, talented, and fabulous?’

Actually, who are you not to be?

We were born to make manifest the glory of God that within us.

And as we let our own light shine, we unconsciously give other people permission to do the same.

At above is one of quotation from movie ‘Akeelah and The Bee’. Read by Akeelah when she practicing ‘spelling bee’ with Dr.Larabee. This inspiring quote is from book ‘A Return To Love: Reflections on the Principles of A Course in Miracles’ by author Marianne Williamson and it was originally spoken by Nelson Mandella in 1994. And here goes, the spoiler of the scenes of that part :
Some of conversation after Akeelah read the quote :
Dr.Larabee
: Does that mean anything to you?
Akeelah : I don’t know.
Dr.Larabee : It’s written in plain English. What does it mean?
Akeelah : That I’m not supposed to be afraid?
Dr.Larabee : Afraid of what?
Akeelah : Afraid of… me?

*Iseng-iseng, ketak ketik setelah menonton Akeelah and The Bee, inginnya sih bercerita tentang filmnya tapi malah tertarik untuk menulis ulang kutipan yang dibaca Akeelah, hihi, dan sekalian iseng motong-motongin adegan di film itu😀

Rute Commuter Line Bogor – Jakarta

Stasiun Bogor – Cilebut – Bojonggede – Citayam – Depok – Depok Baru – Pondok Cina – Universitas Indonesia – Universitas Pancasila – Lenteng Agung – Tanjung Barat – Pasar Minggu – Pasar Minggu Baru – Cawang – Duren Kalibata – Tebet – Manggarai – Cikini – Gondangdia – Gambir – Juanda – Sawah Besar – Mangga Besar – Jayakarta – Jakarta Kota

*iseng-iseng saat bengong karena commuter line depok berhenti cukup lama di pocin*

Edit Foto (jilid 2)

Lanjutan dari postingan terdahulu yang berjudul Edit Foto, postingan ini adalah edit foto jilid ke 2. Ini adalah kerjaan saya dikala suntuk, bosan terhadap suatu hal,  dan saat mood buka Photoshop sedang melanda. Ketiga kombinasi hal tersebut adalah kejadian yang sangat langka sekali. Jadi, kegiatan mengedit foto adalah kegiatan yang saat ini jarang sekali saya lakukan, mungkin karena ketiga hal tersebut jarang sekali berkombinasi. *haiyah*

Baiklah, langsung saja saya tampilkan hasil edit foto jilid ke 2. Walau cupu tapi inilah beberapa karya saya, kegiatan pengusir jenuh saya, hihihi, cekidot :

Sekian edit foto jilid 2 dari saya, kritik dan saran sangat saya butuhkan. Jangan ragu-ragu untuk mencercanya. Terima kasih.

My Interpretation

’cause I don’t care if  I ever talk to you again.

This is not about emotion,

I don’t need a reason not to care what you say,

or what happened in the end.

This is my interpretation

and it don’t..don’t make sense.

Iseng-iseng, bingung mau nulis apa. Jadilah sepenggal lirik dari lagunya MIKA yang berjudul My Interpretation. Lirik bagian ini doang yang gw hafal dari lagu tersebut, bahaha. :p