Surabi Duren

Ini dia jajanan khas orang Sunda. Yup, dan makanan itu bernama surabi. Makanan khas ini (kalau setau saya) terbuat dari tepung beras dicampur dengan santan. Itu aja sih bahan dasarnya. Rasanya gurih tapi tidak manis.

Untuk menambah cita rasa, maka ditambahlah berbagai rasa, mulai dari coklat, keju, juga rasa buah-buahan, stroberi, blueberi, nangka, duren, pisang, dll, ditambahkan pula sosis, ayam, untuk menambahkan rasa yummy. Jadi, surabi yang sekarang banyak dijual adalah hasil modifikasi rasa (haiyah, ngarang :D)

Di Bogor, untuk dapat menikmati beraneka macam rasa surabi, kita dapat mengunjungi “Surabi Duren” yang berlokasi di Jalan Sukasari (arah sebelum ke Mall Ekalokasari, dari arah Katulampa). Dari namanya, kita mengira kalau yang tersedia hanya surabi rasa duren, uups, ternyata salah. Di tempat ini, dijual berbagai varian rasa surabi (contohnya ada digambar), ada surabi coklat keju, surabi ayam, surabi sosis, surabi nangka, surabi pisang coklat keju, dan masih banyak lagi yang kesemuanya punya rasa maknyoss lezatoos. Tinggal pilih sesuai selera dan jangan lupa bayar, hehe. Harga satu biji surabi mulai dari Rp 5000 sesuai variannya, semakin banyak variasi rasa semakin banyak rupiah yang harus dibayar.

Di “Surabi Duren” ini, tidak hanya menjual surabi saja, tapi ada juga roti bakar, colenak, bandrek, bajigur, dan trus berbagai makanan dan minuman lainnya. (ane gak hafal gan, hehe)

Sekian laporan kuliner dari saya. Pesan saya, pilihlah menu kuliner yang enak serta menyehatkan dan yang paling penting jangan sampai menguras isi kantong, setuju kan??

Kuliner Sehat – Yummy Yummy

Bebek Bakar H.Slamet – Bogor

Gatottttt…mau Martabak Air Mancur ternyata keabisan..huhuuu. Kasian sekali kita (baca : ilkomerz43).  Daripada tidak makan, karna cacing-cacing di perut udah meronta-ronta, akhirnya diputuskan untuk menyeberang ke arah depan Martabak Air Mancur, dan akhirnya belok ke tempat makan yang bernama Bebek Bakar H.Slamet.

Bebek Bakar H.Slamet - Bogor

Bebek Bakar H.Slamet - Bogor

Menu yang ditawarkan di tempat itu yang jelas adalah bebek bakar dan aneka minumannya. Rasa bebek bakarnya gurih, renyah, and maknyoss, sambelnya juga lezatosss. Harganya masih terjangkau ma kantong mahasiswa. Patut dicoba deh ni bebek bakar 😉

Spaghetti ala Parah Kuwin

Begini ceritanya..

Hari Kamis, pas tanggal merah, kami para ibu-ibu ilkomerz43 (6 orang doang sih) mengadakan acara masak-memasak. Kami menginginkan masakan yang enak dan gampang cara buatnya. Ahaaaa..pilihan jatuh ke Spaghetti. Dengan ke-sotoy-an dan resep hasil googling, akhirnya kami memasak makanan asal Itali itu.

Pertama-tama, kami berbelanja ke mini market terdekat untuk membeli semua bahan yang dibutuhkan. Bahan utama yang kita beli antara lain spaghetti mentah, saus spaghetti, kornet, keju cheddar, tak lupa pula membeli bahan tambahan antara lain bawang bombay, bawang putih, tomat, merica bubuk, wortel, dan jamur.  Belilah bahan-bahan secukupnya, biar hemat..hehe.

It’s time for cooking!!!
Bahan-bahan sudah siap. Saatnya bagi-bagi tugas. Ada yang bertugas iris-mengiris, rebus-merebus, cuci-mencuci, dan kegiatan lain yang diperlukan..hoho.  Acara masak-memasak pun dimulai. Inilah cara memasak Spaghetti ala Parah Kuwin :

1. Rebus spaghetti mentah dengan air secukupnya, dalam waktu 5-7 menit, atau sampai kenyal. Kemudian tiriskan.
2. Untuk sausnya,  goreng dulu bawang putih dan bawang bombay sampai harum,
3. Masukkan kornet, masak sampai kecoklatan,
4. Masukkan wortel (jangan lupa wortel dicuci dulu sebelum dimasak),
5. Masukkan jamur, tambah air secukupnya,
6. Setelah lumayan matang, masukkan saus spaghetti instannya,
7. Masukkan tomat,
8. Tambahkan garam, gula pasir, dan merica bubuk secukupnya,
9. Masak hingga mendidih, dan
10. Saus Spaghetti ala Parah Kuwin siap disajikan.

Saat penyajiannya, atur spaghetti di dalam piring, tambahkan saus spaghetti yang telah dimasak, dan supaya lebih lezatos taburi dengan keju cheddar parut. Hmmmm…yummy!!! This is it Spaghetti ala Chef Parah Kuwin!!

"Spaghetti ala Chef Parah Kuwin"

"Spaghetti ala Chef Parah Kuwin"

Oooowwwh..tak kuasa kami menghabiskannya..kenyaangg sekaleee…!!! Mungkin g ada saus spaghetti seperti resep kami ini. Saus spaghetti hasil imajinasi kami..huhuhaaha (sampe terheran-heran kita melihatnya….masakan apaaa ini!!) Boleh dicoba, tidak berbahaya kok, aman untuk pencernaan.  Selamat mencoba (goodluck)!!

Nge-Ramen @Daiji Raamen

hungry..lapeeer..lapeerrr…
mo makan apa y?? makan di mana nih??
pengin mie ramen…beli di mana y??

Hampir 4 tahun di Bogor, tapi jarang banget keliling Bogor buat icip-icip aneka kuliner yang ada di Bogor. Ada rekomendasi dari teman, kalau pengin mie ramen, ada tempat makan namanya Daiji Raamen, mie ramen di situ enak katanya. Hmmmm…boleh tuh!! Akhirnya saya dan teman-teman (kita ber-sembilan) memutuskan untuk go to tkp buat icip-icip mie ramennya.  Let’s go Gals!!

Daiji Raamen ada di Jalan Padjajaran Indah, Bogor, deket Wisma Rengganis. Menunya banyak, g cuma mie ramen aja, tapi ada yakiniku, teriyaki, dll, minumnya juga ada, sampe bingung milihnya. Menu yang kita pilih tentu saja menu mie ramen, dan pilihan jatuh ke gyuu miso raamen, ebi tempura miso raamen, gyuu shoyu raamen, ebi tempura shoyu raamen, dan ebi tempura curry raamen.  Selain menu mie ramen, kita juga pesan minuman, menu yang dipilih antara lain sweet ocha (es teh manis), ryokucha (teh hijau), aka to shiro (sirup stroberi dikasih lemon), pudding, dan cappucino.  Harga menu mie ramen yang kita pesan mulai dari 24000 sampe 28000, kalau minumannya dari 3000 sampe 7500, harga g pake pajak 10% kok.

This is it…menu mie ramen dan minuman yang kita pesen..

"gyuu shoyu raamen"

"gyuu shoyu raamen"

"gyuu miso raamen & aka to shiro"

"gyuu miso raamen & aka to shiro"

"ebi tempura shoyu raamen & sweet ocha"

"ebi tempura shoyu raamen & sweet ocha"

"minuman"

"minuman"

Huaaaa…oichii..delicioso, lezatos dah, kenyaaaanggg..Alhamdulillah. Sekian laporan wisata kuliner kita, mungkin kegiatan dadakan ini akan berlanjut ke tempat makan yang lebih oks lagi,  sasaran masih di sekitar Bogor.  Manjakan lidah anda dengan makanan bergizi…hihii 😀